Sinergi Spiritual dan Harmoni Sosial: Mushola Al-Qadir Mayang 1 Sukses Gelar Penyembelihan Hewan Kurban 1447 H

NGAWI, FrekwensiPos.Com – Sejak resmi dideklarasikan pada tahun 2022 silam, Mushola Al-Qadir yang terletak di Lingkungan Kauman RT 06 RW 04, Kelurahan Margomulyo, Kabupaten Ngawi, secara konsisten bertransformasi menjadi episentrum syiar Islam. Rumah ibadah ini terus menunjukkan eksistensinya dalam mengonstruksi spiritualitas umat melalui momentum hari besar Islam yang diselenggarakan secara berkala dan khidmat.

 

Kolektivitas kesadaran dan dukungan stimulan dari berbagai elemen masyarakat berhasil menciptakan atmosfer religius yang distingtif. Keberhasilan penataan ekosistem dakwah ini tidak lepas dari peran sentral Ustaz Muhamad Yasin selaku pembimbing kerohanian, Susanto selaku Ketua Takmir, serta Gunari sebagai tokoh sesepuh. Sinergi ini kian diperkuat oleh atensi khusus dari Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, yang secara simultan mendorong Mushola Al-Qadir tumbuh menjadi salah satu baitullah yang makmur secara esensial dan eksistensial.

Manifestasi Kurban: Simbol Ketaatan dan Solidaritas Geografis

Pada perayaan Idul Adha yang dilaksanakan pada tgl 27 Mei 2026 / 1447 H, Mushola Al-Qadir melaksanakan prosesi penyembelihan hewan kurban berupa 1 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Salah satu hewan kurban tersebut merupakan representasi dukungan kerohanian dan kepedulian dari Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono. Kehadiran kontribusi dari orang nomor satu di Ngawi ini menjadi bukti nyata adanya integrasi antara umara (pemerintah) dan ulama/masyarakat dalam merawat nilai-nilai luhur keagamaan.

Sebagai bentuk komitmen terhadap profesionalisme dan akuntabilitas publik, seluruh Panitia Kurban yang berjumlah 20 personil difasilitasi seragam khusus oleh Ketua Takmir. Atribut seragam ini bukan sekadar aspek estetika visual, melainkan sebuah simbol legalitas, soliditas, dan standardisasi kerja—mulai dari proses manajemen penanganan hewan kurban hingga mekanisme distribusi daging secara berkeadilan kepada masyarakat.

 

Keguyupan Warga dan Penguatan Nilai Pluralisme

Bambang, selaku Ketua RT 06 RW 04 Kelurahan Margomulyo, saat diwawancarai oleh jurnalis FrekwensiPos.Com, mengekspresikan rasa syukur mendalam atas limpahan berkah dan manifestasi “keguyupan” warga yang begitu solid tanpa adanya sekat perbedaan antarumat.

 

“Kebanggaan ini tidak mampu diartikulasikan secara verbal. Sejak awal pendirian mushola hingga detik ini, banyak dinamika spiritual yang menyentuh relung hati terdalam. Animasi jemaah Al-Qadir kian nyata dalam memakmurkan mushola. Bahkan, antusiasme ini meluas hingga ke luar lingkungan, di mana banyak jemaah luar yang secara rutin menghadiri kajian Al-Qur’an di bawah asuhan teologis Ustaz Yasin serta Imam Mushola, Pak Wito,” ungkap Bambang emosional.

 

Ia menambahkan, perayaan tahun ini menyajikan inovasi sosial yang menarik. Pasca-pelaksanaan shalat Idul Adha, pihak Takmir Mushola dan Panitia menyediakan berbagai kudapan buah segar yang ditata secara estetis untuk dinikmati bersama oleh para jemaah.

 

“Alhamdulillah, prosesi penyembelihan berjalan lancar pasca-shalat Idul Adha. Tradisi menyediakan buah segar ini merupakan bentuk pemuliaan terhadap jemaah sekaligus simbol rasa syukur kami atas nikmat ukhuwah yang terjalin erat di Mushola Al-Qadir ini,” pungkas Bambang menyudahi pembicaraan. (FP/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *