Foto Bersama: Camat Curahdami, Kapolsek Curahdami, Sekretaris Desa Petung, bersama jajaran mahasiswa KKN UMD UNEJ 2026 sesaat setelah prosesi penerimaan resmi di Pendopo Kecamatan.
BONDOWOSO, FrekwensiPos.Com // Jumat (10/7/2026), rangkaian program Kuliah Kerja Nyata Universitas Membangun Desa (KKN UMD) 2026 Universitas Jember resmi dimulai. Prosesi penerjunan mahasiswa dilaksanakan secara daring (hybrid) di Pendopo Kecamatan Curahdami yang terkoneksi langsung dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember. Momentum ini dihadiri oleh seluruh delegasi mahasiswa KKN se-Kecamatan Curahdami.
Selanjutnya, sebagai langkah awal integrasi sosial di wilayah pengabdian, acara penerimaan mahasiswa KKN UMD 2026 diselenggarakan secara langsung di Pendopo Kecamatan Curahdami pada Selasa, 14 Juli 2026. Salah satu kelompok yang siap mendedikasikan diri dalam program ini dipimpin oleh Muhammad Bahrul Ulum (Koordinator Desa), didampingi oleh Errika Nisrinal Khoririyah (Sekretaris), Nabila Cahya Widyaningrum (Bendahara), serta diperkuat oleh beberapa divisi fungsional, yaitu:
Divisi Acara: Annisa Divya Ramadhani dan Anggun Azkia Nuriana
Divisi Humas: Anggit Aji Romadhon dan Novia Uut Febriana
Divisi Publikasi, Dekorasi, dan Dokumentasi (PDD): Nurul Aini dan Izam Galih Afrian
Divisi Perlengkapan: Muhammad Arif Kurniawan
Faktualisasi Program Kerja:
Inovasi Pertanian dan Digitalisasi Desa
Mengusung tema besar KKN UMD UNEJ 2026 yang komprehensif.
Meliputi pengembangan Desa Wisata/Kawasan Unggulan dan Wirausaha, Desa Tangguh Bencana, Desa Peduli Buruh Migran (DESBUMI), Desa Sejahtera Mandiri, hingga Desa Bebas Stunting dan Sanitasi—kelompok KKN Desa Petung telah merumuskan program kerja strategis yang berorientasi pada keberlanjutan (sustainability).
Fokus utama program kerja kelompok ini bertumpu pada sektor pertanian modern berkelanjutan, yakni budidaya tanaman hidroponik yang diintegrasikan dengan tanaman hortikultura serta Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Program ini dirancang untuk memberikan edukasi sekaligus diseminasi teknik pertanian modern kepada masyarakat Desa Petung, sekaligus mengoptimalisasi ruang publik sebagai sarana pemberdayaan ekonomi lokal.
Selain sektor pertanian, mahasiswa juga melakukan akselerasi digital melalui pembuatan profil desa berbasis konten visual-digital. Program ini bertujuan untuk memetakan serta mendokumentasikan seluruh potensi multidimensi Desa Petung—mulai dari lanskap alam, sektor perekonomian, adat budaya, hingga pelaku UMKM setempat. Output dari program ini adalah terbentuknya arsip digital desa yang sistematis, yang ke depannya dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh perangkat desa sebagai instrumen promosi dan pembangunan citra daerah.
Kolaborasi dan Integrasi Sosial
Guna memastikan program yang dicanangkan tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan riil masyarakat, mahasiswa KKN UMD telah melakukan koordinasi dan konsultasi intensif bersama Kepala Desa dan Sekretaris Desa Petung. Sinergitas ini diharapkan mampu melahirkan dampak positif yang konkret, terukur, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat setempat.
Di samping program kerja utama, mahasiswa juga berkomitmen penuh untuk membaur dalam dinamika sosial kemasyarakatan melalui partisipasi aktif pada kegiatan posyandu balita dan lansia, kegiatan keagamaan, serta aksi gotong royong kerja bakti bersama warga. ( Ag.tim )
