Ngawi, FrekwensiPos.Com – Pemerintah Desa (Pemdes) Kwadungan, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, terus menunjukkan komitmennya dalam melakukan akselerasi pembangunan infrastruktur guna mendongkrak konektivitas antarwilayah. Kali ini, Pemdes Kwadungan merealisasikan proyek infrastruktur berupa pembangunan dua unit plat deck (plat jembatan) di lokasi strategis desa.
Pembangunan pertama berlokasi di wilayah RT 04 RW 01 dengan memanfaatkan sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) Dana Desa (DD) sebesar Rp3.764.000. Infrastruktur penghubung ini dibangun dengan geometric desain (dimensi volume) sepanjang 5 meter dan lebar 1,4 meter.
Sementara itu, proyek alokasi kedua berada di RT 04 RW 03 dengan total budgeting senilai Rp11.000.000 yang bersumber murni dari pagu Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026. Plat jembatan kedua ini memiliki spesifikasi dimensi sedikit lebih panjang, yakni 5,5 meter dengan lebar 1,4 meter.
Saat ditemui di lokasi site plan kegiatan, Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) / PPKD Kwadungan menjelaskan bahwa pelaksanaan fisik kedua infrastruktur ini sengaja dilakukan secara simultan (serentak) demi efisiensi mobilisasi.
“Dua kegiatan konstruksi plat jembatan ini kami laksanakan secara serentak meskipun memiliki sumber pembiayaan (source of funding) yang berbeda. Untuk RT 04 RW 01 kami memanfaatkan SILPA DD, sedangkan di RT 04 RW 03 didanai langsung oleh Dana Desa reguler tahun 2026,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa saat ini seluruh proses fabrikasi dan struktur bangunan telah mencapai finishing 100 persen tanpa adanya kendala teknis di lapangan.
“Pengerjaan kedua plat jembatan sudah selesai sepenuhnya. Seluruh tahapan berjalan aman dan lancar berkat implementasi sistem swakelola, di mana terdapat keterlibatan interaktif warga setempat secara langsung sebagai tenaga kerja, baik dari jajaran tukang ahli hingga pembantu tukang,” imbuhnya.
Di sisi lain, Kepala Desa Kwadungan, Partono, menegaskan kepada awak media mengenai urgensi dari proyek ini. Menurutnya, intervensi pembangunan ini didasari oleh aspek safety factor (faktor keselamatan) pengguna jalan yang mulai terancam akibat degradasi struktur jembatan lama.
“Pembangunan kembali plat deck jembatan ini bersifat sangat krusial dan mendesak. Kondisi struktur bentang jembatan sebelumnya sudah mengalami penurunan kualitas yang cukup mengkhawatirkan bagi keselamatan pengguna jalan. Padahal, keberadaan kedua jembatan ini berada pada koridor jalur logistik yang sangat strategis bagi masyarakat, yakni pada poros utama jalan desa,” pungkas Partono. red.adv
