DLH Ngawi Akselerasi Program Adiwiyata dan Inovasi SIKAP Berkelanjutan 2026

NGAWI.FREKWENSIPOS.COM — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ngawi secara masif menginternalisasi budaya peduli lingkungan pada ekosistem pendidikan melalui implementasi Program Adiwiyata sepanjang tahun 2026. Langkah strategis ini mencakup pembinaan terstruktur hingga interkonstruksi program berbasis ketahanan pangan guna mencetak generasi muda berwawasan ekologis.

Akselerasi Pembinaan dan Akumulasi Capaian Adiwiyata

Dalam kaji ulang capaian hingga Mei 2026, DLH Kabupaten Ngawi mencatat performa signifikan dengan total 106 sekolah yang berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata. Distribusi kualifikasi capaian tersebut terbagi ke dalam empat tingkatan:


Sebagai bagian dari upaya ekspansi kualifikasi, DLH Ngawi menyelenggarakan pembinaan dan pendampingan intensif bagi 21 Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten (CSAK) 2026 guna memastikan pemenuhan standar kriteria lingkungan secara komprehensif.

Sinergi Intersektoral: Integrasi Program SIKAP dan Edukasi RTH

Guna memperkuat diversifikasi edukasi lingkungan, DLH Kabupaten Ngawi mengintegrasikan kesadaran ekologis dengan program vokasional kelestarian pangan. Tepat pada Senin, 6 Juli 2026, dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara DLH Kabupaten Ngawi dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun terkait penyelenggaraan Program SIKAP (Sekolah Interaktif Ketahanan Pangan) bagi jenjang SMA, SMK, dan SLB.

Melalui kemitraan strategis ini, Program SIKAP difokuskan pada empat pilar transformasi peserta didik:

Peningkatan Literasi Ekologis: Memperdalam pemahaman saintifik dan kepekaan terhadap dinamika lingkungan hidup.

Aplikasi Agrikultura Organik: Mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekolah berbasis pertanian organik berkelanjutan.

Pengelolaan Reduksi Sampah: Menginternalisasi praktik circular economy dan tata kelola limbah mandiri dalam kehidupan sehari-hari.

Pembentukan Karakter Mandiri: Membentuk orientasi kepemimpinan siswa yang berwawasan lingkungan.

Selain Program SIKAP, aktivasi edukasi lingkungan juga diluaskan melalui pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di TPA Selopuro sebagai laboratorium lapangan interaktif bagi para pelajar.

Komitmen Berkelanjutan

Masyarakat dapat memantau perkembangan serta pembaruan kegiatan edukasi lingkungan hidup ini secara berkala melalui kanal komunikasi resmi di Instagram dan situs web resmi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi. Red.adv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *