DLH Ngawi Kembangkan Ekosistem Kebersihan Berkelanjutan Melalui Transformasi Ekologis dan Literasi Lingkungan

NGAWI, FrekwensiPos.Com — Sepanjang tahun anggaran 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ngawi menunjukkan komitmen transformatif dalam mewujudkan tata kelola lingkungan hidup yang berkelanjutan. Berlandaskan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ngawi TA 2026, serangkaian program strategis dijalankan secara berkesinambungan melalui integrasi aspek konservasi alam, pembenahan infrastruktur ekologis, serta edukasi publik berbasis kearifan budaya lokal.

World Cleanup Day (September 2026): Bersama lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan elemen masyarakat, DLH menggelar aksi kolektif pembersihan saluran air di kawasan strategis belakang Pasar Besar Ngawi hingga Stadion Ngawi. Langkah ini ditujukan untuk memitigasi risiko pendangkalan dan degradasi lingkungan akibat akumulasi sampah.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia (Juni 2026): Mengusung tema “Saatnya Bekerja Untuk Iklim”, DLH menggelar konsolidasi melalui apel bersama, kerja bakti, dan reboisasi di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Selopuro, Kecamatan Pitu, dengan melibatkan pelajar dan komunitas pegiat lingkungan.

Optimalisasi Pengendalian Sampah (April 2026): Penguatan sarana dan prasarana dilakukan secara masif melalui efisiensi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) serta penyiapan 24 titik landasan kontainer yang disokong 42 unit kontainer sampah di berbagai wilayah operasional.

Jumat Bersih & Gerakan Indonesia ASRI (April 2026): DLH melakukan alih fungsi ekologis pada Zona Selatan TPA Selopuro yang telah ditutup untuk ditransformasikan menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH). Penanaman berbagai jenis vegetasi dilakukan guna memulihkan fungsi lahan sebagai sarana konservasi sekaligus laboratorium edukasi terbuka.

Pemantauan Saluran Ketonggo (April 2026): Kepala DLH Kabupaten Ngawi bersama jajaran melakukan inspeksi lapangan di sepanjang saluran air permukiman Sidomakmur, Margomulyo. Pemantauan ini dilakukan dengan mengandalkan moda transportasi sepeda sebagai pendorong kultur green lifestyle bagi masyarakat.

Rutinisasi Pasukan Kebersihan (Juli 2026): Mobilisasi pasukan kebersihan secara siaga tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga sanitasi publik, keindahan estetika kota, serta pencegahan titik tumpukan sampah liar secara konsisten.

Sinergi Pembinaan Karakter dan Pedagogi Ekologi bersama Saka Kalpataru

Dalam menginternalisasi nilai-nilai kepedulian lingkungan secara kultural dan transformatif, DLH Kabupaten Ngawi merangkul generasi muda melalui pelibatan aktif Pramuka Saka Kalpataru. Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan literasi pedagogi lingkungan dan internalisasi etika lingkungan sejak dini.

Fokus kolaborasi strategis DLH Ngawi bersama Saka Kalpataru meliputi:

Konservasi Hayati dan Perluasan RTH: Penanaman bibit pohon produktif, pembenahan sanitasi TPA Selopuro, serta pembukaan ruang hijau baru bersama para kader lingkungan dan pelajar.

Edukasi dan Pemberdayaan Komunitas: Pelatihan pembuatan kompos mandiri, pengolahan limbah domestik, serta pembinaan manajemen bank sampah guna meningkatkan nilai guna limbah secara ekonomi dan ekologis.

Kemitraan Gerakan Indonesia ASRI: Partisipasi aktif dalam pemantauan kualitas kebersihan saluran air publik dan penataan kawasan konservasi daerah.

Penguatan Program Sekolah Adiwiyata: Pembinaan karakter berwawasan lingkungan melalui jejaring 106 sekolah penerima predikat Adiwiyata di seluruh penjuru Kabupaten Ngawi.

Melalui sinergi antara kesiapan infrastruktur, konsistensi aparatur, dan pembinaan generasi muda, DLH Kabupaten Ngawi berhasil menegaskan komitmennya dalam membangun harmoni antara pembangunan daerah dan kelestarian ekosistem. Red.adv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *