Kediri,Frekwensipos.com.- Kamis 23 Juli 2026 – Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMKN 1 Semen kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan Budidaya Ikan Lele. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata organisasi dalam mendorong kemandirian pangan keluarga sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan secara produktif dan berkelanjutan.
Mengusung semangat “Sukseskan Program Ketahanan Pangan”, kegiatan tersebut melibatkan seluruh Siswa siswi dan anggota Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 Semen sebagai upaya membangun kesadaran bersama akan pentingnya ketahanan pangan di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Budidaya ikan lele dipilih karena memiliki nilai ekonomis tinggi, mudah dikembangkan, serta mampu menjadi sumber protein yang terjangkau bagi masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan pangan keluarga, program ini juga diharapkan dapat menjadi media edukasi mengenai pentingnya kemandirian pangan berbasis potensi lokal.
Melalui kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan SMKN 1 Semen ingin memberikan teladan bahwa upaya memperkuat ketahanan pangan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten. Semangat gotong royong, pemberdayaan, dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi landasan utama dalam pelaksanaan program tersebut.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, sekaligus mempererat kebersamaan antara anggota Dharma Wanita Persatuan serta memperkuat sinergi dengan keluarga besar SMKN 1 Semen kabupaten Kediri.
Kepala sekolah SMKN 1 Semen Bapak Muhammad Darusalam, S.Pd., M.M. berharap program budidaya ikan lele ini tidak hanya memberikan manfaat bagi anggota Dharma Wanita Persatuan, tetapi juga mampu menjadi inspirasi bagi sekolah, organisasi, dan masyarakat untuk terus berinovasi dalam menciptakan ketahanan pangan yang mandiri, berkelanjutan, dan berdaya saing.
“Ketahanan pangan dimulai dari lingkungan terdekat. Melalui budidaya ikan lele, kami ingin menumbuhkan budaya produktif, meningkatkan kemandirian keluarga, serta mendukung terciptanya masyarakat yang lebih tangguh dalam menghadapi tantangan pangan di masa depan.”( Dendy).
