BLORA, FREKWESIPOS.COM – Insiden kecelakaan lalu lintas (traffic accident) terjadi di ruas jalan utama Blora – Cepu, tepatnya di depan SPBU Pemuda, Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Kecelakaan yang melibatkan satu unit mobil pikap dan satu unit truk tangki tersebut mengakibatkan kerugian materiil (material loss), namun beruntung tidak menimbulkan korban jiwa (zero fatality).
Berdasarkan rekonstruksi awal di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika mobil pikap bernomor polisi H 9344 HH dan truk tangki bernomor polisi K 8089 QE melaju searah dari arah timur menuju barat. Setibanya di depan SPBU Pemuda, kendaraan pikap hitam yang berada di posisi depan mengambil manuver belok kanan menuju area SPBU di sisi utara.
Namun, pada saat yang bersamaan, truk tangki yang melaju dari arah belakang tidak mampu menjaga jarak aman (safe distance) sehingga menabrak bagian bak belakang pikap tersebut. Benturan yang cukup presisi dan keras membuat pengemudi pikap kehilangan kendali (loss of control) hingga kendaraan terlempar dan terperosok ke dalam parit di tepi jalan.
Sementara itu, truk tangki terus meluncur secara tidak terkendali hingga akhirnya menerobos dan terperosok ke dalam area pemakaman umum milik warga setempat. Kedua kendaraan mengalami kerusakan signifikan dan memerlukan proses evakuasi lanjutan.
Dugaan Pertanda Microsleep Pengemudi
Berdasarkan konfirmasi awal dari pihak Pos Lantas Polsek Cepu, diduga kuat penyebab sementara kecelakaan ini dipicu oleh kelalaian akibat faktor kelelahan (fatigue) dan fenomena microsleep (tertidur sejenak tanpa disadari) yang dialami pengemudi truk tangki. Pengemudi diduga sudah kehilangan konsentrasi sejak melintas di depan Bank BNI Cepu, sehingga gagal melakukan antisipasi pengereman (brake failure avoidance) saat kendaraan di depannya berbelok.
Kendati demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa hipotesis awal ini belum menjadi kesimpulan final.
“Penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap investigasi komprehensif. Asumsi mengenai pengemudi yang mengantuk dan kelelahan masih memerlukan klarifikasi mendalam serta pembuktian melalui pemeriksaan saksi-saksi dan analisis olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh petugas,” tegas sumber penegak hukum setempat.
Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani oleh pihak Pos Lantas Polsek Cepu untuk penanganan lalu lintas lebih lanjut serta koordinasi proses evakuasi kedua armada kendaraan.WHY**
