NGAWI, FrekwensiPos.Com — Dalam upaya mengoptimalkan status gizi dan menurunkan angka morbiditas (angka kesakitan) pada kelompok rentan, Pemerintah Desa (Pemdes) Lego Wetan, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, sukses menyelenggarakan kegiatan intervensi bertajuk “Gerakan Bumil Sehat”. Agenda preventif dan promotif ini dilaksanakan secara khidmat di Pendopo Balai Desa Lego Wetan yang direncanakan selama dua hari, yakni Senin hingga Selasa (29–30/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh perwakilan Puskesmas Kecamatan Bringin, Neni (Tenaga Kesehatan spesialisasi Nifas), Ketua Tim dan Kader Penggerak PKK Kecamatan Bringin, segenap kader posyandu, serta 20 ibu hamil yang menjadi target sasaran edukasi (target populasi).
Fase Antenatal sebagai Pilar Kualitas Generasi
Dalam intervensinya, Neni memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Pemdes Lego Wetan dan kader PKK atas inisiasi program yang dinilai sangat strategis ini. Ia menekankan bahwa pemenuhan kesehatan maternal (ibu hamil) merupakan pilar fundamental dalam memutus rantai stunting (tengkes) dan menjamin kualitas Generasi Alfa di masa depan.
“Kami dari Puskesmas Kecamatan Bringin sangat mendukung program penapisan (screening) dan edukasi proaktif seperti ini. Pemeliharaan kesehatan pada fase Antenatal Care (ANC/perawatan selama kehamilan) memiliki dampak langsung terhadap output klinis bayi dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara makro,” paparnya.
Edukasi Preventif dan Intervensi Nutrisi Komprehensif
Senada dengan hal tersebut, pihak Puskesmas mengingatkan pentingnya ekosistem keluarga dalam mendukung asupan nutrisi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan nutrisi mikro (vitamin dan mineral) ibu hamil, seperti konsumsi buah-buahan dan hati ayam/sapi sebagai sumber zat besi. Ia mengimbau agar para ibu hamil patuh terhadap antenatal screening secara periodik guna memantau perkembangan janin secara komprehensif.
Sebagai inti acara, Gerakan Bumil Sehat ini diisi dengan serangkaian program aplikatif, antara lain:
Penyuluhan Kesehatan Maternal: Edukasi mengenai pentingnya pencegahan anemia fetomaternal (anemia pada ibu yang berdampak ke janin) dan deteksi dini terhadap risiko Asfiksia Perinatal maupun komplikasi kehamilan lainnya.
Pemeriksaan Fisik Klinis (Hari Kedua, 30/06/2026) , Meliputi pengukuran tekanan darah (mitigasi risiko preeklamsia), penimbangan berat badan, serta pemantauan Tinggi Fundus Uteri (TFU) oleh bidan desa untuk mengukur kesesuaian usia kehamilan dengan perkembangan janin.
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Distribusi paket khusus bumil berisi susu, roti gandum, kue kering, sari kacang hijau, dan buah segar. Stimulasi nutrisi berbasis protein tinggi ini dirancang sebagai langkah kuratif mencegah Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil.
Komitmen Keberlanjutan Berbasis Dana Desa
Kepala Desa Lego Wetan, Hj. Ida Dwi Rianawati, dalam sambutan penutupnya menegaskan bahwa gerakan tahunan yang bersumber dari alokasi Dana Desa (DD) th 2026 ini tidak boleh sekadar menjadi seremonial belaka. Ia berharap program ini mampu memicu kesadaran kolektif masyarakat akan krusialnya well-being (kesejahteraan fisik dan mental) ibu hamil demi melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan kompetitif.
Hari pertama acara ditutup dengan penuh antusiasme untuk kemudian dilanjutkan pada intervensi klinis di hari kedua. Seluruh rangkaian pembukaan diakhiri dengan doa bersama demi keselamatan ibu dan janin hingga mencapai proses persalinan yang aman, higienis, dan Aterm (cukup bulan). (red/adv)
