Optimalisasi Ketahanan Pangan , Pemdes Gembol Alokasikan Investasi Strategis Rp238 Juta Melalui BUMDes Barokah

NGAWI .FREKWENSIPOS.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Gembol, Kecamatan Karanganyar, secara resmi merealisasikan program Penyertaan Modal Ketapang (Ketahanan Pangan dan Hewani) kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Barokah. Langkah ini diambil sebagai upaya akselerasi ekonomi mandiri desa melalui pemanfaatan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025 dengan total pagu mencapai Rp238.000.000.

Investasi strategis ini difokuskan pada dua instrumen produktif, yakni sektor agrikultur dan peternakan, guna menciptakan multiplier effect bagi pendapatan asli desa serta penguatan kedaulatan pangan lokal.

 

1. Diversifikasi Sektor Agrikultur: Budidaya Jagung

Pada unit usaha pertanian, Pemdes Gembol mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp60.000.000. Hingga saat ini, realisasi penyerapan anggaran untuk musim tanam pertama dan kedua telah mencapai Rp37.000.000.

 

Efisiensi Fiskal: Unit ini menunjukkan performa positif dengan perolehan Laba Bersih sebesar Rp4.150.000 pada siklus panen perdana di bulan Januari lalu.

 

Proyeksi Panen: Berdasarkan estimasi agronomis, panen raya untuk musim tanam kedua diproyeksikan akan berlangsung pada akhir Mei mendatang, yang diharapkan mampu memperkuat stabilitas arus kas BUMDes.

2. Ekspansi Sektor Peternakan: Produksi Telur Ayam

Sektor peternakan menjadi instrumen investasi terbesar dengan pagu anggaran senilai Rp178.000.000. Dari total tersebut, realisasi belanja operasional dan modal telah terserap sebesar Rp139.000.000.

 

Produktivitas Flok: Saat ini, populasi indukan tercatat sebanyak 300 ekor. Meskipun terdapat tingkat mortalitas yang sangat rendah (8 ekor), performa produksi tetap berada pada level optimal.

 

Rasio Output: Unit ini mencatatkan angka produksi harian sebesar 12 – 13 kg, atau setara dengan tingkat produktivitas (Hen Day Production) mencapai 80%.

Ketahanan Operasional: Manajemen BUMDes Barokah memastikan aspek sustainability tetap terjaga dengan ketersediaan stok pakan yang mencukupi untuk durasi 35 hari ke depan.

 

” Implementasi program Ketapang di Desa Gembol ini merupakan manifestasi dari tata kelola keuangan desa yang akuntabel. Melalui sinergi antara kebijakan pemerintah desa dan eksekusi profesional oleh BUMDes Barokah, diharapkan modal yang disertakan dapat menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi jangka panjang bagi masyarakat Kecamatan Karanganyar ” terang Parwi Kades Gembol pada media FrekwensiPos. ( Red.adv ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *