Bojonegoro.FrekwensiPos.Com – Pipa milik Pertamina EP Field Cepu di Desa Batokan, Kecamatan Kasiman, kembali diperbaiki. Kali ini bukan sekadar tambal sulam, tapi ganti pipa sepanjang 30 sampai 50 meter.
Humas Pertamina EP Field Cepu, Edi Arta, membenarkan adanya kebocoran pipa beberapa bulan lalu. Konfirmasi disampaikan lewat pesan WhatsApp pada Minggu 12/04/2026.
“Beberapa waktu lalu diperbaiki. Untuk kali ini dilakukan pergantian pipa, kemungkinan kisaran 30 sampai 50 meter,” tulis Edi dalam pesan WhatsApp, Sabtu 03/05/2026.
Lokasi penggantian berada di bahu Jalan Raya Wonosari, tepatnya di depan puslitbang Perhutani batokan . Pipa ditanam sedalam kurang lebih 60 cm dengan alat berat excavator tidak ada klebet yang mengatur jalan raya ,
Ironisnya lagi jalan tersebut paling padat di perbatasan Jatim Jateng.
Namun Edi menegaskan dirinya tidak berwenang memberi pernyataan resmi. “Maaf saya tidak otorisasi untuk memberikan kutipan atau quote mas. Kewenangan memberikan kutipan ada di Pak FM atau Field Manager,” imbuhnya.
Camat Kasiman, Beny Subianto, saat dikonfirmasi via telepon mengaku Pertamina sudah izin secara lisan. “Mereka koordinasi minta pengamanan dan sudah kami teruskan ke Polsek setempat,” katanya.
Berbeda dengan Camat, Kepala Bidang Jalan DPU BMPR Bojonegoro, Iwan Maulana, menyatakan Pertamina Field Cepu belum mengantongi izin. “Memang saya dengar ada pekerjaan pipanisasi, akan tetapi belum ada izin kepada pihak kami,” tegas Iwan.
Iwan menjelaskan, setiap pekerjaan yang menggunakan ruang milik jalan atau DAMIJA wajib mengacu pada Permen PU No. 20/PRT/M/2010. “Penggunaan badan jalan untuk utilitas termasuk pipa Pertamina wajib memiliki izin penyelenggara jalan, yaitu DPU BMPR,” pungkasnya. WHY@@
