Akselerasi Infrastruktur Desa Bangunrejo Kidul: Optimalisasi BK Sarpras Lewat Pembangunan Talud di Dusun Ngubalan

banner 468x60

Akselerasi Infrastruktur Desa Bangunrejo Kidul: Optimalisasi BK Sarpras Lewat Pembangunan Talud di Dusun Ngubalan

NGAWI, FrekwensiPos.Com – Menjelang penutupan tahun anggaran 2025, Pemerintah Desa (Pemdes) Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, menunjukkan komitmen nyata dalam penguatan infrastruktur desa. Fokus utama saat ini diarahkan pada percepatan realisasi pembangunan Talud Jalan (Tanggul Penahan Tanah) guna memperkokoh struktur mobilitas warga.

banner 336x280

Proyek strategis ini didanai melalui skema Bantuan Keuangan (BK Sarpras) senilai Rp 100 juta. Pengerjaan dipusatkan di Dusun Ngubalan, tepatnya pada lingkup RT 004 & 005 / RW 02, sebagai langkah konkret dalam pemerataan sarana prasarana perdesaan.

 

Pemberdayaan Tenaga Lokal dan Teknis Pengerjaan

Ketua Pelaksana Kegiatan, Mulyo Wibowo, saat ditemui di lokasi proyek menjelaskan secara detail spesifikasi teknis pengerjaan. Proyek ini mencakup volume T0. 0.50×398 m dan T0.0.70×10.5 m. Dalam pelaksanaannya, Pemdes menerapkan prinsip community-based development dengan mengutamakan tenaga kerja dari masyarakat setempat.

 

“Kami mengadopsi pola pengerjaan yang serupa dengan Dana Desa (DD), yakni memprioritaskan keterlibatan warga lokal. Hal ini bertujuan untuk menstimulasi ekonomi rumah tangga pekerja di wilayah sendiri,” ujar Wibowo.

 

Terkait kendala di lapangan, Wibowo mengakui adanya faktor eksternal berupa cuaca. “Tantangan utama hanyalah seasonal factors (musim penghujan) yang menyebabkan sedikit hambatan waktu. Namun, kami telah melakukan langkah-langkah mitigasi sehingga target pengerjaan dapat mencapai 100% completion rate sebelum pergantian tahun 2025-2026 ,” tegasnya.

Proyeksi Jangka Panjang: Konektivitas dan Ekonomi

Kepala Desa Bangunrejo Kidul, Suparno, memberikan pandangan strategisnya melalui pesan singkat terkait urgensi pembangunan ini. Menurutnya, pembangunan talud ini merupakan fase groundwork atau persiapan dasar yang sangat krusial.

 

“Pembangunan Tanggul Penahan Tanah (TPT) di Dusun Ngubalan ini adalah fondasi. Harapan kami, pada tahun anggaran 2026, area ini siap untuk tahap selanjutnya yaitu pavingisasi atau rigid pavement karena kondisi tanah sudah mencapai stabilitas yang layak,” ungkap Suparno.

 

Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa penyempurnaan sarana prasarana ini diproyeksikan akan memberikan multiplier effect bagi warga. Dengan akses jalan yang lebih mumpuni, diharapkan terjadi peningkatan signifikan pada berbagai sektor, mulai dari distribusi logistik hingga penguatan ekonomi lokal secara komprehensif. (Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *